Dua minggu sebelum Lebaran, semuanya datang bersamaan. Sales sembako minta order dobel karena permintaan naik, harga gula dan minyak ikut naik, dan dua karyawan Anda menunggu THR. Uang di rekening cukup untuk salah satunya saja. Akhirnya kulakan dikurangi, rak setengah kosong di minggu paling ramai setahun, atau THR dibayar dengan meminjam.
Situasi seperti ini bukan karena usaha Anda rugi, tetapi karena THR karyawan UMKM diperlakukan sebagai pengeluaran mendadak, padahal tanggalnya bisa diketahui setahun sebelumnya. Kuncinya sederhana: cicil dari jauh hari dan hitung sebagai biaya bulanan.
Singkatnya: hitung perkiraan total THR tahun ini, bagi 12, lalu sisihkan jumlah itu setiap bulan ke rekening terpisah sejak awal tahun. Anggap cicilan itu sebagai biaya karyawan saat menghitung laba bulanan. Ketentuan resmi THR (siapa berhak, besaran, batas waktu bayar) selalu cek di situs resmi Kemnaker.
Ketentuan dasar THR karyawan UMKM yang perlu diketahui
Secara umum, aturan THR keagamaan di Indonesia yang selama ini berlaku menyebutkan beberapa hal pokok:
- Pekerja yang sudah bekerja terus-menerus minimal satu bulan berhak atas THR.
- Pekerja dengan masa kerja 12 bulan atau lebih mendapat THR sebesar satu bulan upah.
- Pekerja dengan masa kerja kurang dari 12 bulan mendapat THR proporsional: masa kerja (bulan) ÷ 12 × satu bulan upah.
- THR dibayar paling lambat beberapa hari sebelum hari raya keagamaan pekerja.
Aturan bisa diperbarui, termasuk untuk pekerja harian atau pekerja dengan sistem upah tertentu. Sebelum menghitung, cek surat edaran dan peraturan terbaru di situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan. Artikel ini membahas sisi menyiapkan uangnya, bukan nasihat hukum.
Langkah 1: hitung perkiraan total THR tahun ini
Buat daftar sederhana semua karyawan, gaji bulanannya, dan perkiraan masa kerja saat hari raya nanti. Contoh warung makan dengan tiga karyawan (angka rekaan):
| Karyawan | Upah per bulan | Masa kerja saat hari raya | Perkiraan THR |
|---|---|---|---|
| Rina (kasir) | Rp 2.200.000 | 3 tahun | Rp 2.200.000 |
| Dodi (masak) | Rp 2.500.000 | 14 bulan | Rp 2.500.000 |
| Sari (pelayan, baru) | Rp 1.800.000 | 6 bulan | 6/12 × Rp 1.800.000 = Rp 900.000 |
| Total | Rp 5.600.000 | ||
Dalam aturan yang selama ini berlaku, upah untuk menghitung THR adalah upah pokok ditambah tunjangan tetap, bukan bonus atau uang yang dibayar tidak rutin. Kalau ragu soal komponen upah karyawan Anda, cek kembali aturan terbaru. Tambahkan cadangan sekitar 10% untuk kemungkinan kenaikan gaji di tengah tahun atau karyawan baru. Jadi target tabungan THR menjadi kira-kira Rp 6.200.000.
Langkah 2: cicil tabungan THR setiap bulan
Bagi target dengan jumlah bulan yang tersisa sebelum hari raya. Kalau Anda mulai 12 bulan sebelumnya:
Rp 6.200.000 ÷ 12 = sekitar Rp 517.000 per bulan
Kalau baru mulai enam bulan sebelum hari raya, cicilannya menjadi sekitar Rp 1.033.000 per bulan, dua kali lipat. Itulah alasan sebaiknya dimulai segera setelah Lebaran tahun ini selesai, untuk Lebaran tahun depan.
- Pisahkan wadahnya. Rekening tabungan terpisah atau sub-rekening khusus. Jangan dibiarkan bercampur dengan saldo rekening usaha yang dipakai bayar sales.
- Setor di tanggal tetap. Misalnya setiap tanggal 1, bersamaan dengan tutup buku akhir bulan.
- Jangan dipinjam untuk kulakan. Kalau terpaksa, catat dan kembalikan bulan berikutnya.
Langkah 3: perlakukan THR sebagai biaya bulanan
Banyak pemilik merasa laba bulan Februari "bagus", lalu laba bulan Lebaran tiba-tiba anjlok karena THR dan bonus. Ini menyesatkan. THR adalah bagian dari biaya karyawan sepanjang tahun, bukan biaya satu bulan saja.
Contoh sederhana: laba bersih warung makan tadi rata-rata Rp 6.000.000 per bulan sebelum THR. Kalau cicilan THR Rp 517.000 dihitung sebagai biaya setiap bulan, laba yang lebih realistis adalah sekitar Rp 5.483.000. Dengan angka ini, pengambilan uang untuk pemilik juga lebih aman. Penjelasan lengkap komponen biaya ada di panduan biaya operasional usaha.
Catatan: jangan lupa, bulan menjelang Lebaran biasanya juga butuh modal kulakan lebih besar. Rencanakan dua dana ini terpisah: tabungan THR dan tambahan modal stok. Panduan menyiapkan barangnya ada di persiapan stok warung menjelang Lebaran.
Mencatat tabungan dan pembayaran THR di KasirPOS
Perlu disampaikan jujur: KasirPOS bukan aplikasi penggajian. Tidak ada fitur menghitung gaji, slip gaji, atau THR otomatis. Daftar karyawan dan perhitungan THR tetap paling praktis di Excel atau buku. Yang bisa dibantu aplikasi kasir KasirPOS adalah sisi uang dan laporannya:
- Cicilan bulanan sebagai perpindahan uang. Saat Anda menyetor tabungan THR dari laci ke rekening, catat sebagai transfer dana antardompet. Uangnya masih milik usaha, hanya pindah tempat.
- Pembayaran THR sebagai biaya. Saat THR dibayarkan, catat sebagai pengeluaran operasional dari dompet yang dipakai, misalnya rekening bank. Pengeluaran ini masuk ke laporan laba rugi dan arus kas.
- Laporan sebagai bahan pertimbangan. Laporan omzet dan laba bulanan membantu Anda menilai apakah cicilan THR masih masuk akal dibanding kemampuan usaha, dan bisa diekspor ke Excel atau PDF.
Karena pembayaran THR tercatat penuh di bulan dibayarkan, laba bulan itu di laporan akan terlihat lebih kecil. Itu wajar. Saat membandingkan antarbulan, ingat bahwa sebagian biaya itu sebenarnya milik bulan-bulan sebelumnya. Semua fitur KasirPOS gratis tanpa langganan; Anda bisa unduh KasirPOS di App Store untuk iPhone dan iPad, lalu lihat fitur laporan dan dompet KasirPOS di situsnya.
Kalau tahun ini sudah terlambat mulai
Hari raya tinggal dua bulan dan tabungan THR masih nol? Beberapa langkah darurat:
- Hitung angka pastinya sekarang, jangan menunggu. Rp 5,6 juta dalam delapan minggu berarti sekitar Rp 700.000 per minggu.
- Kurangi pengambilan pemilik sementara. Ini cara paling cepat tanpa mengganggu stok.
- Kejar kasbon pelanggan yang masih lancar. Uang yang tertahan di piutang bisa membantu.
- Tunda pembelian alat yang tidak mendesak sampai setelah hari raya.
- Bicarakan terbuka dengan karyawan jika memang ada kesulitan, dan tetap ikuti batas waktu yang ditetapkan aturan.
Setelah hari raya lewat, langsung buka "tabungan THR" untuk tahun berikutnya. Saat Lebaran datang lagi, Anda bisa fokus mengisi rak dan melayani pembeli yang ramai, tanpa pusing memikirkan dari mana uang THR berasal. Pola yang sama juga berlaku untuk menyiapkan dana darurat usaha kecil.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa besar THR untuk karyawan yang bekerja kurang dari satu tahun?
Menurut aturan yang selama ini berlaku, THR dihitung proporsional: masa kerja dalam bulan dibagi 12 dikali satu bulan upah. Cek ketentuan terbaru di situs resmi Kemnaker.
Kapan sebaiknya mulai menabung THR karyawan?
Idealnya segera setelah hari raya tahun ini, sehingga cicilan bisa dibagi 12 bulan dan terasa ringan.
THR dicatat sebagai apa di laporan keuangan toko?
THR dicatat sebagai biaya karyawan atau biaya operasional. Untuk menilai laba bulanan secara realistis, anggap cicilan THR sebagai biaya setiap bulan.
Apakah usaha kecil juga wajib membayar THR?
Kewajiban THR berlaku bagi pemberi kerja yang mempekerjakan pekerja sesuai aturan ketenagakerjaan. Untuk kondisi khusus usaha Anda, rujuk peraturan terbaru di situs Kemnaker.