Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

Cara Daftar QRIS untuk UMKM: Persiapan dan Yang Perlu Dicek

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Sudah tiga kali minggu ini pembeli batal belanja karena tidak bawa uang tunai. "Nggak ada QRIS, Bu?" Anda ingin punya QRIS, tapi bingung harus mulai dari mana: lewat bank tempat Anda menabung, lewat aplikasi dompet digital, atau lewat sales yang kemarin menawarkan? Ada yang bilang gratis, ada yang bilang dipotong biaya. Mana yang benar?

Tulisan ini memberi gambaran umum cara daftar QRIS untuk UMKM, dokumen yang biasanya disiapkan, dan pertanyaan yang sebaiknya Anda ajukan ke penyedia sebelum memilih. Detail syarat setiap penyedia bisa berbeda dan berubah, jadi anggap ini sebagai daftar persiapan, bukan aturan resmi.

Singkatnya: QRIS didaftarkan lewat bank atau penyedia jasa pembayaran (PJP) yang sudah berizin Bank Indonesia. Siapkan identitas, rekening, data dan foto usaha. Sebelum memilih, bandingkan syarat, biaya (MDR), waktu pencairan dana, dan cara mengecek dana masuk. Rujukan resmi tentang QRIS ada di situs Bank Indonesia.

QRIS didaftarkan ke siapa?

QRIS adalah standar kode QR pembayaran nasional yang ditetapkan Bank Indonesia. Bank Indonesia sendiri tidak membagikan QRIS ke warung satu per satu. Yang menerbitkan QRIS untuk pedagang adalah penyedia jasa pembayaran, yaitu bank atau perusahaan non-bank (misalnya penyelenggara dompet digital) yang sudah berizin. Penyedia inilah yang disebut PJP.

Karena standarnya sama, QRIS dari penyedia mana pun bisa dibayar dengan aplikasi bank atau e-wallet apa pun yang mendukung QRIS. Jadi, pembeli tidak perlu memakai aplikasi yang sama dengan penyedia QRIS Anda. Perbedaannya ada di sisi Anda sebagai pedagang: syarat pendaftaran, biaya, ke mana dana masuk, dan seberapa cepat dana bisa dipakai.

Pastikan penyedia yang Anda pilih memang resmi. Daftar penyelenggara berizin dan informasi QRIS bisa dicek di situs Bank Indonesia. Jangan mendaftar lewat orang yang meminta transfer biaya pendaftaran ke rekening pribadi.

Cara daftar QRIS UMKM: dokumen yang perlu disiapkan

Syarat tiap penyedia berbeda, tapi biasanya yang diminta mencakup:

Catatan: gunakan rekening yang memang dipakai untuk usaha, bukan rekening yang juga dipakai untuk belanja pribadi sehari-hari. Ini akan sangat memudahkan saat mencocokkan uang masuk. Penjelasannya ada di memisahkan saldo laci, QRIS, dan rekening bank.

Pertanyaan yang perlu dicek sebelum memilih penyedia

Ini bagian yang paling sering dilewati. Sebelum tanda tangan atau klik "daftar", tanyakan hal berikut dan catat jawabannya:

PertanyaanKenapa penting
Berapa biaya MDR untuk usaha saya?MDR adalah potongan per transaksi. Ketentuannya bisa berbeda menurut kategori usaha dan nominal.
Dana masuk ke mana dan kapan bisa dipakai?Ada yang langsung ke rekening, ada yang ke saldo merchant lalu harus ditarik.
Apakah ada biaya penarikan saldo?Biaya kecil yang sering bisa terasa kalau Anda menarik dana setiap hari.
Bagaimana cara mengecek dana masuk?Aplikasi merchant dengan notifikasi cepat sangat membantu saat ramai.
QRIS statis, dinamis, atau keduanya?Warung satu kasir biasanya cukup statis.
Berapa lama proses sampai QRIS aktif?Bisa beberapa hari; jangan cetak spanduk "Terima QRIS" dulu sebelum aktif.
Ke mana mengadu jika dana tidak masuk?Pastikan ada layanan pelanggan resmi yang bisa dihubungi.

Soal biaya, pahami konsepnya dulu di biaya MDR QRIS untuk usaha mikro, karena aturan ini pernah berubah dan bisa berubah lagi.

Contoh membandingkan dua penyedia

Misalkan omzet QRIS warung Anda diperkirakan Rp 6.000.000 per bulan. Penyedia A menyalurkan dana langsung ke rekening bank tanpa biaya penarikan. Penyedia B menampung dana di saldo merchant, dan setiap penarikan dikenai biaya, misalnya Rp 2.500 (contoh). Jika Anda menarik dana 25 kali sebulan, biaya penarikannya Rp 62.500 per bulan, atau Rp 750.000 setahun. Angka ini belum termasuk MDR.

Contoh ini bukan harga penyedia tertentu, hanya ilustrasi bahwa biaya kecil per kejadian bisa menjadi besar setahun. Minta rincian biaya tertulis dari penyedia, lalu hitung dengan pola usaha Anda sendiri.

Setelah QRIS aktif: tiga hal yang langsung dikerjakan

  1. Uji coba dengan transaksi kecil. Minta keluarga membayar Rp 1.000 dari aplikasi bank lain. Pastikan nama merchant benar dan notifikasi masuk.
  2. Simpan file QRIS asli. Simpan gambar QRIS dari penyedia di HP dan di tempat cadangan, bukan hanya stiker yang ditempel. Kalau stiker rusak atau dirusak orang, Anda masih punya aslinya.
  3. Siapkan cara mencatat. Pisahkan penjualan tunai dan QRIS sejak hari pertama. Panduan alurnya ada di cara menerima QRIS di warung.

QRIS dan aplikasi kasir: siapa mengerjakan apa

Penting membedakan dua hal. Penyedia QRIS (bank atau PJP) memproses uangnya. Aplikasi kasir mencatat penjualannya. Aplikasi kasir KasirPOS tidak menerbitkan QRIS dan tidak memproses pembayaran, jadi Anda tetap harus mendaftar QRIS ke penyedia resmi. Setelah punya QRIS statis, gambar QRIS itu bisa disimpan di KasirPOS dan ditampilkan layar penuh di layar pembayaran, sehingga pembeli scan langsung dari iPhone atau iPad Anda.

Setiap transaksi yang dibayar QRIS tercatat dengan metode QRIS, dan saldo dompet QRIS terpisah dari laci. Di akhir hari, laporan per metode pembayaran bisa dicocokkan dengan mutasi dari penyedia QRIS Anda. Uangnya sendiri tetap masuk langsung ke rekening atau akun merchant Anda, tanpa melewati aplikasi.

Kesimpulan

Daftar QRIS untuk UMKM tidak rumit, tapi jangan asal memilih penyedia pertama yang menawarkan. Bandingkan syarat, biaya MDR, biaya penarikan, dan kecepatan dana masuk, lalu pastikan penyedianya resmi lewat informasi Bank Indonesia. Setelah QRIS aktif, rapikan pencatatannya. Untuk mencatat penjualan tunai dan QRIS secara terpisah di iPhone atau iPad, Anda bisa melihat aplikasi kasir gratis untuk iPhone dan iPad dan unduh KasirPOS di App Store.

Pertanyaan yang sering diajukan

Di mana cara daftar QRIS untuk UMKM?

QRIS didaftarkan lewat bank atau penyedia jasa pembayaran yang berizin Bank Indonesia, misalnya melalui aplikasi atau kantor cabang mereka. Bank Indonesia menetapkan standarnya, tetapi tidak menerbitkan QRIS langsung ke pedagang.

Apa saja syarat daftar QRIS?

Biasanya KTP pemilik, rekening atau akun penampung dana, nama dan alamat usaha, serta foto tempat usaha. Sebagian penyedia meminta dokumen tambahan seperti NIB atau NPWP.

Apakah daftar QRIS dikenai biaya?

Ketentuan biaya berbeda per penyedia dan bisa berubah. Tanyakan biaya MDR per transaksi dan biaya penarikan saldo secara tertulis sebelum mendaftar.

Apakah QRIS dari satu bank bisa dibayar dengan e-wallet lain?

Bisa. QRIS adalah standar nasional, sehingga pembeli dapat membayar dengan aplikasi bank atau e-wallet apa pun yang mendukung QRIS.