Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

Cara Mencocokkan Uang QRIS, Transfer, dan Tunai Setiap Hari

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Akhir bulan, Anda duduk dengan buku penjualan, mutasi rekening, dan riwayat aplikasi merchant QRIS. Total penjualan di buku Rp 46 juta, tapi uang yang bisa Anda jelaskan hanya Rp 44,8 juta. Selisih Rp 1,2 juta itu dari mana? Tiga puluh hari transaksi tunai, QRIS, dan transfer bercampur, dan mencari sumber selisihnya sekarang seperti mencari jarum di tumpukan jerami.

Masalahnya bukan di jumlah transaksinya, tapi di waktunya. Rekonsiliasi QRIS, atau mencocokkan catatan penjualan dengan uang yang benar-benar masuk, jauh lebih mudah kalau dilakukan setiap malam selama sepuluh menit daripada sebulan sekali selama tiga jam.

Singkatnya: setiap malam, pisahkan total penjualan per metode bayar (tunai, QRIS, transfer), lalu cocokkan masing-masing dengan sumber uangnya: tunai dengan isi laci, QRIS dengan riwayat merchant, transfer dengan mutasi rekening. Selisih yang ketahuan di hari yang sama hampir selalu bisa ditelusuri; selisih yang ditemukan akhir bulan sering tidak.

Apa itu rekonsiliasi QRIS dan kenapa perlu

Rekonsiliasi artinya mencocokkan dua catatan yang seharusnya sama. Di warung atau kedai, dua catatan itu adalah:

Kalau keduanya cocok, Anda yakin uangnya aman. Kalau tidak cocok, ada sesuatu yang perlu diperiksa: salah pilih metode, pembeli salah ketik nominal, bukti transfer palsu, kembalian salah, atau uang yang diambil tanpa dicatat.

Penyebab selisih yang paling sering

PenyebabGejala di malam hari
Transaksi QRIS dicatat sebagai tunaiLaci kurang, QRIS lebih, dengan nominal yang sama
Pembeli salah ketik nominal QRISQRIS kurang sejumlah kecil yang aneh, misalnya Rp 27.000
Pembayaran campuran tunai dan QRIS dicatat satu metodeLaci dan QRIS sama-sama meleset, tapi total keseluruhan cocok
Transfer belum masuk atau palsuTransfer di catatan lebih besar dari mutasi
Belanja pakai uang laci tanpa dicatatLaci kurang, metode lain cocok
Potongan MDR atau dana belum cairDana cair sedikit lebih kecil dari penjualan QRIS

Perhatikan baris ketiga. Kalau total keseluruhan cocok tapi per metode meleset, hampir pasti ada transaksi yang dicatat dengan metode yang salah. Cara mencatat pembayaran campuran dibahas di pembayaran campuran tunai dan QRIS.

Langkah mencocokkan tiap malam (10 menit)

  1. Tutup penjualan hari ini. Jangan mencocokkan sambil masih melayani pembeli.
  2. Ambil total per metode dari catatan penjualan. Misalnya tunai Rp 1.640.000, QRIS Rp 870.000, transfer Rp 350.000.
  3. Hitung laci. Kurangi dengan modal awal laci pagi tadi, lalu tambahkan pengeluaran tunai yang dicatat hari ini. Hasilnya harus sama dengan penjualan tunai.
  4. Buka riwayat merchant QRIS untuk hari ini. Jumlahkan transaksi masuk dan bandingkan dengan Rp 870.000.
  5. Buka mutasi rekening. Cari transfer yang masuk hari ini dan bandingkan dengan Rp 350.000.
  6. Tulis hasilnya di satu baris: cocok, atau selisih berapa di metode apa.
  7. Telusuri selisih saat itu juga, selagi Anda masih ingat siapa saja pembeli hari ini.

Contoh rekap satu malam

MetodeCatatan penjualanUang nyataSelisih
TunaiRp 1.640.000Rp 1.595.000- Rp 45.000
QRISRp 870.000Rp 915.000+ Rp 45.000
TransferRp 350.000Rp 350.0000

Contoh angka. Laci kurang Rp 45.000 dan QRIS lebih Rp 45.000. Hampir pasti ada satu transaksi Rp 45.000 yang dibayar QRIS tapi dicatat tunai. Cari transaksi dengan nominal itu, perbaiki metodenya, selesai. Kalau baru dicek di akhir bulan, selisih kecil seperti ini akan tercampur dengan puluhan selisih lain dan saling menutupi.

Untuk selisih laci yang tidak punya pasangan di metode lain, langkah penelusuran lebih lanjut ada di selisih kas kasir.

Kalau selisih tidak ketemu malam itu

Tidak semua selisih bisa langsung dijelaskan. Tulis nominalnya di catatan harian dengan keterangan "belum ketemu", lalu periksa lagi besok pagi setelah dana QRIS atau transfer yang tertunda mungkin sudah masuk. Kalau dalam seminggu selisih kecil yang tidak terjelaskan terus muncul di metode yang sama, itu tanda ada pola yang perlu diselidiki, bukan kebetulan.

Kebiasaan yang membuat pencocokan lebih ringan

Catatan: dana QRIS dari beberapa penyedia baru cair ke rekening keesokan harinya. Untuk pencocokan malam, pakai riwayat transaksi di aplikasi merchant, bukan mutasi rekening. Mutasi rekening dicocokkan saat dana cair.

Rekonsiliasi QRIS lebih cepat dengan KasirPOS

Bagian yang paling memakan waktu adalah langkah 2 dan 3: menjumlahkan penjualan per metode dan menghitung berapa seharusnya isi laci. Di aplikasi kasir KasirPOS, keduanya sudah tersedia:

Yang tetap Anda kerjakan sendiri adalah membuka aplikasi merchant QRIS dan mutasi bank, karena KasirPOS tidak terhubung ke rekening atau penyedia pembayaran dan tidak memproses uangnya. Semua data tersimpan di perangkat Anda dan bisa dipakai tanpa internet.

Kesimpulan

Cocokkan tunai, QRIS, dan transfer setiap malam, jangan menunggu akhir bulan. Sepuluh menit sehari jauh lebih ringan daripada menebak-nebak selisih jutaan rupiah di hari ke-30. Kalau Anda memakai iPhone atau iPad di meja kasir, coba aplikasi kasir gratis untuk iPhone dan iPad ini; unduh KasirPOS di App Store dan mulai dari laporan per metode malam ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu rekonsiliasi QRIS?

Rekonsiliasi QRIS adalah mencocokkan total penjualan yang dicatat sebagai QRIS dengan transaksi yang benar-benar masuk di aplikasi merchant atau mutasi rekening.

Seberapa sering harus mencocokkan uang QRIS dan tunai?

Sebaiknya setiap malam setelah tutup. Selisih yang ditemukan di hari yang sama jauh lebih mudah ditelusuri daripada di akhir bulan.

Kenapa laci kurang tapi QRIS lebih dengan jumlah yang sama?

Biasanya ada transaksi yang dibayar QRIS tetapi dicatat sebagai tunai. Cari transaksi dengan nominal tersebut lalu perbaiki metode bayarnya.

Kenapa dana QRIS di rekening lebih kecil dari penjualan?

Bisa karena potongan MDR, dana yang belum cair, atau pembeli salah ketik nominal. Cocokkan dulu dengan riwayat transaksi di aplikasi merchant.