Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

Biaya Kemasan Take Away: Jangan Lupa Masuk HPP

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Menjual nasi ayam untuk dimakan di tempat dan untuk dibungkus dengan harga yang sama terasa adil bagi pembeli. Tapi coba lihat apa yang ikut keluar saat pesanan dibungkus: kotak nasi, sendok plastik, cup sambal, tisu, kantong, kadang stiker segel. Satu per satu murah, tapi bila dijumlah bisa lebih dari Rp 2.000 per pesanan, dan semuanya keluar dari laba Anda.

Di artikel ini kita menghitung biaya kemasan makanan untuk pesanan take away, melihat seberapa besar pengaruhnya ke margin, lalu membahas dua cara menanganinya: memasukkan kemasan ke resep, atau membedakan harga bungkus.

Singkatnya: hitung kemasan per pesanan, bukan per bulan. Kotak, alat makan, saus, kantong, dan tisu untuk satu pesanan nasi bisa mencapai Rp 2.000–3.000. Jika tidak dimasukkan ke HPP, margin bungkus diam-diam lebih tipis daripada makan di tempat. Masukkan kemasan ke resep versi bungkus, atau tetapkan harga take away yang berbeda.

Kenapa biaya kemasan sering terlupa

Kemasan biasanya dibeli dalam jumlah besar: satu pak kotak isi 50, satu ikat kantong isi 100, satu dus sendok isi 1.000. Pembeliannya jarang, sehingga terasa seperti biaya rutin warung, bukan bagian dari setiap porsi. Akibatnya, saat menghitung HPP, yang dihitung hanya nasi, lauk, dan bumbu.

Selain itu, porsi pesanan bungkus terus bertambah, terutama dari WhatsApp dan aplikasi ojol. Semakin besar porsi take away dalam penjualan Anda, semakin besar laba yang hilang bila kemasan tidak dihitung.

Contoh hitung biaya kemasan makanan per pesanan

Contoh untuk satu porsi nasi ayam bakar yang dibungkus (harga contoh, sesuaikan dengan pemasok Anda):

Item kemasanHarga beliPer pesanan
Kotak nasi kertasRp 75.000 / 50Rp 1.500
Sendok + garpu plastikRp 25.000 / 100 setRp 250
Cup sambal 25 ml + tutupRp 20.000 / 100Rp 200
Isi sambal ekstra untuk bungkusdihitung dari resep sambalRp 300
TisuRp 10.000 / 100 lembarRp 100
Kantong plastik atau kertasRp 25.000 / 100Rp 250
Stiker segel atau labelRp 10.000 / 100Rp 100
Total kemasan per pesananRp 2.700

Untuk minuman, hitungannya serupa: cup, tutup atau segel, sedotan, dan kantong minuman. Contoh lengkap kemasan minuman ada di HPP kopi susu per gelas.

Perhatikan juga bahwa sebagian kemasan dihitung per porsi (kotak, sendok), sebagian per pesanan (kantong, stiker). Pesanan tiga porsi butuh tiga kotak, tapi mungkin cukup satu kantong besar.

Dampak ke margin: makan di tempat vs bungkus

Misalkan HPP bahan nasi ayam bakar Rp 10.500 dan harga jual Rp 20.000.

Makan di tempatBungkus (harga sama)Bungkus (+Rp 2.000)
Harga jualRp 20.000Rp 20.000Rp 22.000
HPP bahanRp 10.500Rp 10.500Rp 10.500
KemasanRp 0 (piring dicuci)Rp 2.700Rp 2.700
Sisa per porsiRp 9.500Rp 6.800Rp 8.800

Dengan harga sama, sisa per porsi bungkus turun Rp 2.700, sekitar 28% lebih kecil dibanding makan di tempat. Jika sehari ada 40 pesanan bungkus, selisihnya Rp 108.000 per hari. Memang makan di tempat juga punya biaya (sabun, air, tenaga cuci piring), tapi biasanya jauh lebih kecil per porsi dibanding kemasan sekali pakai.

Dua cara menangani biaya kemasan

Cara 1: masukkan kemasan ke resep versi bungkus

Buat dua versi menu: "Nasi Ayam Bakar" dan "Nasi Ayam Bakar (Bungkus)". Versi bungkus memakai resep yang sama ditambah kotak, sendok, cup sambal, dan tisu. Dengan begitu, HPP versi bungkus selalu benar, dan Anda bisa memutuskan harganya dengan sadar. Cara ini juga membuat stok kemasan berkurang otomatis jika dicatat di aplikasi yang mendukung resep.

Cara 2: bedakan harga take away

Pasang harga bungkus Rp 1.000–2.000 lebih tinggi, atau tambahkan "biaya kemasan" sebagai item terpisah. Agar pembeli tidak merasa dicurangi, tulis dengan jelas di papan menu, misalnya "Harga bungkus +Rp 2.000 (sudah termasuk kotak, sendok, dan sambal)". Transparansi lebih diterima daripada menaikkan harga diam-diam.

Mana yang lebih cocok? Cara 1 lebih rapi untuk pencatatan dan stok, cocok jika porsi bungkus Anda besar. Cara 2 lebih sederhana dan cocok untuk warung yang pesanan bungkusnya sesekali. Apa pun pilihannya, tinjau ulang setiap kali harga kotak atau kantong naik, karena kenaikan Rp 300 per kotak pun terasa jika sebulan Anda membungkus ribuan porsi.

Anda juga bisa menggabungkan keduanya: versi bungkus di catatan kasir, dan harganya sedikit lebih tinggi.

Kemasan untuk pesanan ojol dan WhatsApp

Pesanan ojol menanggung kemasan dan potongan komisi sekaligus. Kemasannya pun sering lebih mahal karena perlu segel atau wadah tahan tumpah. Hitung keduanya sebelum menentukan harga di aplikasi; pembahasannya ada di harga menu GoFood dan komisi. Untuk pesanan WhatsApp yang diantar sendiri, jangan lupa ongkos bensin dan waktu.

Beberapa cara menghemat kemasan tanpa mengurangi kenyamanan:

Memisahkan take away dan menghitung kemasan di KasirPOS

Untuk melihat seberapa besar porsi bungkus di usaha Anda, penjualan perlu dipisah menurut jenis pesanan. Di aplikasi kasir KasirPOS, setiap transaksi bisa diberi jenis pesanan (makan di tempat, bawa pulang, antar) dan sumber pesanan (GoFood, GrabFood, ShopeeFood, WhatsApp), lalu laporannya dipisah. Cara membaca laporan ini ada di laporan dine-in, take away, dan ojol.

Untuk Cara 1 di atas, masukkan kotak, sendok, cup sambal, dan kantong sebagai bahan baku dengan harga belinya, lalu susun resep versi bungkus. Setiap porsi bungkus yang terjual akan mengurangi stok kemasan, dan pengingat stok menipis membantu Anda tidak kehabisan kotak di jam makan siang. Laporan margin per produk akan langsung menunjukkan selisih laba antara versi makan di tempat dan versi bungkus. Panduan resepnya ada di resep dan bahan baku KasirPOS.

KasirPOS gratis untuk iPhone dan iPad, tanpa langganan, dan tetap bekerja tanpa internet. Unduh KasirPOS di App Store untuk mulai mencatat, atau pelajari fitur lengkap KasirPOS lebih dulu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah biaya kemasan masuk HPP?

Ya, untuk pesanan yang dibungkus. Kotak, alat makan, cup saus, tisu, dan kantong keluar untuk setiap pesanan, jadi sebaiknya dihitung dalam HPP versi bungkus.

Berapa biaya kemasan makanan per pesanan?

Tergantung jenis kemasan. Dalam contoh artikel ini, kemasan satu porsi nasi lengkap dengan sendok, sambal, tisu, kantong, dan stiker sekitar Rp 2.700.

Bolehkah harga take away lebih mahal dari makan di tempat?

Boleh, asalkan diinformasikan dengan jelas di menu, misalnya tambahan biaya kemasan. Keterbukaan membuat pembeli lebih mudah menerima.

Bagaimana cara menghemat biaya kemasan?

Tanyakan dulu apakah pembeli butuh sendok atau kantong, bandingkan harga beberapa pemasok, pakai satu ukuran kotak untuk banyak menu, dan takar saus dalam cup kecil.