Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

Kasir Toko Bangunan Kecil: Satuan, Grosir, dan Utang Tukang

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Pak Tukang datang pagi-pagi: "Semen lima sak, besi 10 dua belas batang, paku 3 inci sekilo, catat dulu ya, nanti dibayar bosnya." Siangnya pembeli lain minta paku "sepuluh ribu saja", lalu sore ada yang pesan pasir satu pikap diantar ke rumah. Di toko bangunan kecil, satu barang bisa dijual per batang, per kilo, per sak, sampai per kubik, dan sebagian besar pembeli tetap minta dicatat dulu. Wajar kalau Anda mulai mencari aplikasi kasir toko bangunan yang bisa menampung semua itu tanpa ribet.

Singkatnya: Toko bangunan kecil butuh tiga hal dari aplikasi kasir: satuan ganda (batang, ikat, sak, kg), harga grosir atau harga khusus untuk tukang dan kontraktor, serta buku utang yang rapi per pelanggan. Untuk toko dengan satu meja kasir, aplikasi kasir di iPhone atau iPad sudah cukup, tanpa perlu sistem ERP yang mahal.

Kenapa Toko Bangunan Berbeda dari Toko Kelontong

Sekilas sama-sama toko, tetapi pola toko bangunan punya kekhasan:

Aplikasi yang hanya mengenal "1 barang = 1 harga" akan cepat terasa kurang.

Mengatur Satuan Ganda tanpa Pusing

Prinsipnya: simpan stok dalam satuan terkecil, lalu buat satuan tambahan dengan isi dan harga sendiri. Contoh:

BarangSatuan dasarSatuan tambahanContoh harga
Besi beton 10 mmBatangIkat (isi 10)Rp 78.000/batang; Rp 760.000/ikat
Paku 3 inciKgDus (isi 30 kg)Rp 21.000/kg; Rp 600.000/dus
Keramik 40x40Dus—Rp 62.000/dus
Semen 50 kgSak—Rp 68.000/sak

Angka di atas hanya contoh. Ketika satu ikat besi terjual, stok besi berkurang 10 batang. Dengan begitu, stok tetap akurat meski pembeli kadang membeli per batang dan kadang per ikat. Konsep ini dijelaskan lebih rinci di mengatur satuan dus, pak, dan pcs.

Paku, kawat, dan barang timbang

Pembeli sering minta "paku sepuluh ribu" atau "kawat bendrat lima ribu". Daripada menghitung gram di kepala, aplikasi yang mendukung jual per nominal akan mengubah nominal menjadi berat. Dengan harga paku Rp 21.000/kg, Rp 10.000 berarti sekitar 0,48 kg. Lihat cara kerjanya di fitur jual per nominal di KasirPOS.

Pasir dan batu per kubik

Pasir dan batu biasanya dijual per kubik atau per rit (satu kali angkut). Anda bisa membuat produk terpisah untuk setiap ukuran yang biasa dijual, misalnya "Pasir 1 pikap" dan "Pasir 1 truk", sesuai kebiasaan di toko. Ongkos angkut lebih rapi dicatat sebagai item manual karena besarnya tergantung jarak.

Harga Tukang, Kontraktor, dan Grosir

Toko bangunan biasanya memberi harga lebih murah untuk tukang langganan atau pembelian banyak. Ada dua cara mengaturnya:

  1. Grosir berdasarkan jumlah. Contoh semen: Rp 68.000/sak, Rp 66.500/sak jika beli 10 sak atau lebih. Harga berubah otomatis saat jumlah tercapai.
  2. Harga khusus per pelanggan. Mandor yang sudah lama langganan langsung mendapat harga grosir walau belanja sedikit.

Hati-hati dengan margin. Jika semen dibeli Rp 63.000/sak, harga grosir Rp 66.500 hanya menyisakan Rp 3.500 per sak, sekitar 5%. Itu belum menghitung bongkar muat dan semen yang mengeras karena lembap. Pastikan harga khusus tetap menutup biaya. Pembahasan tingkat harga ada di harga grosir bertingkat.

Utang Tukang yang Rapi

Utang di toko bangunan nilainya besar dan berlangsung berminggu-minggu. Kebiasaan yang membantu:

Contoh rekap mingguan:

TanggalNotaTotalDibayar
SeninSemen 10 sak, pasir 1 pikapRp 1.165.000Rp 0
RabuBesi 10 mm 12 batang, kawat 1 kgRp 958.000Rp 500.000
JumatKeramik 15 dusRp 930.000Rp 0
Sisa utangRp 2.553.000

Harga Modal yang Sering Berubah

Harga semen, besi, dan cat bisa naik beberapa kali dalam setahun. Masalahnya, stok lama dibeli dengan harga lama, sedangkan stok baru lebih mahal. Jika harga jual tidak ikut disesuaikan, laba diam-diam menipis. Cara aman adalah memakai harga modal rata-rata: misalnya 40 sak lama seharga Rp 62.000 ditambah 60 sak baru seharga Rp 64.500, maka modal rata-ratanya Rp 63.500 per sak. Dari angka itulah harga jual dan harga tukang dihitung ulang. Setiap kali supplier menaikkan harga, cek kembali barang dengan margin paling tipis lebih dulu.

Menjalankan Aplikasi Kasir Toko Bangunan dengan KasirPOS

Untuk toko bangunan dengan satu meja kasir, aplikasi kasir gratis KasirPOS untuk iPhone dan iPad menyediakan fitur yang dibahas di atas:

Catatan: KasirPOS hanya untuk iPhone/iPad dan satu meja kasir. Jika toko bangunan Anda punya gudang terpisah, beberapa cabang, atau perlu transfer stok antarlokasi, pilih sistem multi-outlet. Pertimbangannya ada di aplikasi kasir multi-outlet.

Simpulan

Toko bangunan kecil tidak membutuhkan sistem rumit. Yang dibutuhkan adalah satuan yang benar, harga tukang yang tetap menguntungkan, dan utang yang tercatat per nota. Mulailah dengan memasukkan 20 barang yang paling sering keluar beserta satuannya, lalu catat utang tukang di aplikasi selama satu proyek. Unduh KasirPOS di App Store, atau pelajari fitur lengkap KasirPOS lebih dulu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana mengatur barang toko bangunan yang dijual per batang dan per ikat?

Simpan stok dalam satuan terkecil, misalnya batang, lalu buat satuan tambahan seperti ikat isi 10 dengan harga sendiri. Stok otomatis berkurang sesuai isi satuan yang terjual.

Bagaimana mencatat utang tukang agar tidak lupa?

Buat nota untuk setiap pengambilan barang, catat atas nama pelanggan dan proyeknya, lalu kirim rekap tagihan rutin, misalnya setiap Sabtu.

Apakah aplikasi kasir di HP cukup untuk toko bangunan?

Untuk toko bangunan kecil dengan satu meja kasir, cukup. Jika punya gudang terpisah atau beberapa cabang, sistem multi-outlet lebih sesuai.

Bagaimana menjual paku sesuai nominal uang pembeli?

Gunakan fitur jual per nominal: masukkan jumlah rupiah dan aplikasi menghitung beratnya dari harga per kg.