Rak sudah terpasang, modal sudah di tangan, lalu Anda berdiri di depan grosir dengan pertanyaan yang membuat pusing: apa saja yang harus dibeli? Beli terlalu sedikit, pembeli pertama pulang dengan tangan kosong. Beli terlalu banyak jenis, uang habis untuk barang yang ternyata jarang dicari. Daftar barang toko kelontong di bawah ini disusun berdasarkan prioritas, bukan sekadar daftar panjang.
Prinsipnya sederhana: hari pertama, stok yang dibutuhkan orang setiap hari. Minggu-minggu berikutnya, tambahkan barang berdasarkan apa yang ditanyakan dan dibeli pembeli.
Singkatnya: bagi stok awal menjadi tiga tingkat prioritas. Prioritas 1 adalah kebutuhan dapur dan mandi harian yang wajib ada sejak hari pertama. Prioritas 2 melengkapi, prioritas 3 ditambah setelah ada data penjualan. Catat barang yang ditanyakan tapi belum ada, itu daftar belanja berikutnya.
Cara membaca daftar ini
Setiap barang diberi tingkat prioritas:
- P1 (wajib hari pertama): barang yang kalau kosong membuat pembeli langsung pindah warung. Biasanya dibeli hampir setiap hari oleh rumah tangga.
- P2 (lengkapi di minggu pertama): sering dibeli, tapi pembeli masih mau menunggu atau mencari di tempat lain sesekali.
- P3 (tambah berdasarkan data): barang yang laku di sebagian lingkungan saja. Jangan ditebak, tunggu permintaan.
Untuk P1, pilih satu atau dua merek yang paling umum di lingkungan Anda dan ukuran kecil yang cepat berputar. Variasi merek bisa menyusul.
Daftar barang toko kelontong per kategori
Bahan pokok dapur
| Barang | Prioritas | Saran jumlah awal (contoh) |
|---|---|---|
| Beras (curah per kg dan kemasan 5 kg) | P1 | 1 karung 25 kg + 4 kemasan |
| Minyak goreng (1 liter dan 2 liter) | P1 | 12 + 6 pouch |
| Gula pasir (curah atau 1 kg) | P1 | 10 kg |
| Telur ayam | P1 | 2–3 peti kecil |
| Tepung terigu | P2 | 5 bungkus 1 kg |
| Garam, kecap, saus sambal, penyedap | P1 | Masing-masing 6–12 |
| Bumbu instan (nasi goreng, opor, rendang) | P3 | Tunggu permintaan |
Makanan dan minuman cepat saji
- Mi instan goreng dan kuah, rasa paling umum (P1): 2 dus campuran.
- Kopi sachet dan teh celup (P1): beberapa renceng.
- Susu kental manis sachet dan kaleng (P1).
- Air mineral botol dan gelas (P1), minuman ringan dingin (P2 jika punya kulkas).
- Roti tawar dan roti manis titipan (P2, perhatikan tanggal kedaluwarsa).
- Biskuit, wafer, kerupuk kemasan (P2).
Kebutuhan mandi dan cuci
- Sabun mandi batang, sampo sachet, pasta gigi (P1).
- Deterjen bubuk sachet dan sabun cuci piring sachet (P1).
- Sikat gigi, pembalut, popok bayi sachet atau eceran (P2).
- Pewangi pakaian, pembersih lantai (P2).
Kebutuhan rumah lain
- Korek api, lilin, baterai AA (P1, terutama di daerah yang sering mati listrik).
- Obat nyamuk bakar dan semprot (P2).
- Kantong plastik, tisu, gas elpiji 3 kg dan galon (P3, butuh modal dan tempat tersendiri; pertimbangkan terpisah).
- Obat bebas ringan seperti minyak kayu putih dan plester (P3, ikuti aturan yang berlaku untuk penjualan obat).
Jajanan anak
Permen, cokelat sachet, minuman serbuk, dan jajanan Rp 1.000–2.000 (P2). Di dekat sekolah atau gang padat anak, kategori ini bisa naik ke P1. Di lingkungan kos karyawan, justru mi instan dan kopi sachet yang lebih menentukan.
Hitung anggaran per kategori
Agar tidak kebablasan, tetapkan batas belanja per kategori sebelum berangkat ke grosir. Contoh untuk stok awal Rp 6 juta:
| Kategori | Porsi | Anggaran |
|---|---|---|
| Bahan pokok dapur | 45% | Rp 2.700.000 |
| Makanan dan minuman cepat saji | 20% | Rp 1.200.000 |
| Mandi dan cuci | 18% | Rp 1.080.000 |
| Kebutuhan rumah lain | 7% | Rp 420.000 |
| Jajanan anak | 10% | Rp 600.000 |
Porsi ini contoh. Kalau warung Anda dekat sekolah, geser sebagian anggaran bahan pokok ke jajanan. Kalau Anda masih menghitung total modal, lihat dulu rincian modal buka warung sembako supaya stok awal tidak memakan cadangan uang tunai.
Buat "buku permintaan" sejak hari pertama
Ini kebiasaan kecil yang paling berguna untuk warung baru. Sediakan satu halaman kosong di dekat meja kasir. Setiap kali pembeli bertanya "ada santan kemasan?" atau "ada popok ukuran L?" dan barangnya tidak ada, tulis. Beri tanda turus setiap kali ditanya lagi.
Setelah seminggu, barang yang ditanyakan tiga kali atau lebih layak masuk daftar belanja. Barang yang ditanyakan sekali saja bisa ditunda. Dengan cara ini daftar barang Anda tumbuh mengikuti lingkungan, bukan mengikuti tebakan.
Tambah barang berdasarkan data penjualan
Buku permintaan memberi tahu apa yang belum ada. Catatan penjualan memberi tahu apa yang sudah ada tapi tidak laku. Keduanya dibutuhkan.
- Catat setiap penjualan per barang, bukan hanya total uang hari ini.
- Di akhir minggu kedua, urutkan barang dari yang paling banyak terjual.
- Barang di urutan atas: tambah jumlah stoknya atau tambah variasi ukuran.
- Barang yang belum terjual sama sekali: jangan dibeli ulang dulu. Pertimbangkan pindahkan ke posisi lebih terlihat atau jual dengan harga lebih ringan sebelum kedaluwarsa.
Mencatat per barang dengan buku tulis memang berat saat warung ramai. Aplikasi kasir membantu di sini. Di aplikasi kasir KasirPOS untuk iPhone dan iPad, ada template awal Warung Sembako berisi contoh produk yang bisa Anda ubah, dan daftar ratusan barang bisa diimpor dari Excel atau CSV memakai template yang disediakan. Setelah berjalan, laporan barang terlaris dan penjualan per kategori menunjukkan barang mana yang layak ditambah. Cara membaca laporan seperti ini dibahas di cara membuktikan barang paling laku di warung.
Catatan: isi data produk tidak harus selesai sebelum buka. Mulai dari barang P1, lalu tambahkan sisanya sambil jalan. Panduan langkah demi langkah ada di cara mengisi stok awal di aplikasi kasir.
Kesalahan saat belanja stok pertama
- Membeli semua varian rasa. Lima rasa mi instan dari satu merek jarang semuanya laku sama cepat. Mulai dua atau tiga rasa paling umum.
- Membeli kemasan besar karena "lebih murah per gram". Pembeli warung umumnya membeli eceran. Kemasan besar yang diam di rak justru menahan modal.
- Lupa barang pelengkap. Jual telur tapi tidak jual minyak, jual kopi tapi tidak jual gula. Pembeli lebih suka satu tempat untuk semuanya.
- Tidak mencatat tanggal kedaluwarsa. Roti, susu, dan bumbu kemasan punya umur pendek. Tandai sejak barang masuk.
Siap mencatat sejak hari pertama? Unduh KasirPOS di App Store, gratis tanpa langganan, lalu mulai dari template Warung Sembako dan sesuaikan dengan barang di rak Anda. Daftar fitur stok dan laporan KasirPOS bisa Anda lihat dulu sebelum memasang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Barang apa yang wajib ada di toko kelontong saat baru buka?
Utamakan kebutuhan harian: beras, minyak goreng, gula, telur, mi instan, kopi dan teh sachet, sabun, sampo sachet, deterjen, serta air mineral. Barang lain bisa ditambah setelah ada permintaan.
Berapa banyak jenis barang untuk stok awal toko kelontong?
Tidak ada angka pasti. Lebih aman memulai dengan jenis yang lebih sedikit tapi cepat berputar, lalu menambah berdasarkan barang yang ditanyakan dan dibeli pembeli.
Bagaimana cara tahu barang apa yang perlu ditambah?
Catat barang yang ditanyakan pembeli tapi belum tersedia, lalu bandingkan dengan catatan penjualan per barang. Barang yang sering ditanyakan dan barang terlaris adalah prioritas belanja berikutnya.
Apakah toko kelontong perlu menjual semua varian rasa dan ukuran?
Tidak di awal. Mulai dari dua atau tiga varian paling umum dan ukuran eceran, karena varian yang jarang laku menahan modal.