Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

Laporan Akhir Tahun UMKM: Apa yang Perlu Disiapkan

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Desember hampir habis, orang-orang sibuk bikin resolusi, dan Anda sebagai pemilik warung ingin juga menetapkan target tahun depan. Masalahnya, Anda tidak punya gambaran tahun ini: bulan mana paling ramai, barang apa yang paling menghasilkan, untung setahun berapa. Yang ada hanya perasaan "tahun ini lumayan" atau "tahun ini berat".

Laporan akhir tahun UMKM tidak harus tebal dan berisi istilah akuntansi. Untuk warung, toko kelontong, atau kedai kecil, cukup satu sampai dua halaman yang menjawab empat pertanyaan: berapa omzet, berapa laba, bagaimana kondisi stok dan utang, dan apa bedanya dengan tahun lalu.

Singkatnya: siapkan rekap omzet dan laba per bulan selama 12 bulan, daftar 10 barang terlaris dan paling menguntungkan, nilai stok dan total utang-piutang per 31 Desember, lalu bandingkan dengan tahun lalu. Dari rekap ini Anda bisa menetapkan target tahun depan yang realistis, bukan sekadar tebakan.

Isi laporan akhir tahun UMKM yang benar-benar berguna

Lupakan dulu format laporan perusahaan besar. Untuk usaha satu kasir, laporan tahunan yang praktis berisi lima bagian:

  1. Rekap bulanan: omzet, laba kotor, biaya operasional, dan laba bersih tiap bulan.
  2. Produk: barang terlaris berdasarkan jumlah dan berdasarkan laba.
  3. Posisi akhir tahun: perkiraan nilai stok, saldo kas di semua tempat, kasbon pelanggan yang belum lunas, dan utang ke supplier.
  4. Perbandingan: angka tahun ini dibandingkan tahun lalu.
  5. Kesimpulan dan target: tiga hal yang mau dipertahankan, tiga hal yang mau diperbaiki.

Kalau Anda rutin melakukan tutup buku akhir bulan, bagian pertama tinggal menyalin 12 ringkasan. Kalau belum, jangan khawatir; bagian berikut membahas cara menyusunnya dari catatan seadanya.

Menyusun rekap omzet dan laba per bulan

Buat tabel 12 baris. Contoh rekap kedai kopi kecil berikut menunjukkan bagaimana pola tahunan langsung terlihat:

BulanOmzetLaba bersihCatatan
JanuariRp 21.400.000Rp 4.100.000Libur sekolah
MaretRp 14.800.000Rp 1.900.000Puasa, buka sore saja
AprilRp 26.300.000Rp 5.600.000Lebaran
JuliRp 19.900.000Rp 3.300.000Harga susu naik
DesemberRp 24.700.000Rp 5.000.000Liburan akhir tahun
Total 12 bulanRp 248.600.000Rp 44.700.000

(Tabel di atas hanya memuat sebagian bulan sebagai contoh.) Kolom "Catatan" sering dilupakan, padahal paling berharga. Tahun depan, ketika Maret kembali sepi, Anda tidak panik karena tahu penyebabnya musiman.

Kalau catatan Anda berupa buku tulis, jumlahkan omzet harian per bulan. Untuk laba, kalau harga pokok sulit dihitung, gunakan perkiraan margin rata-rata dulu, misalnya 15% untuk sembako, lalu perbaiki tahun depan dengan pencatatan yang lebih rapi.

Produk terlaris dan produk paling menguntungkan

Dua daftar ini sering berbeda. Di warung sembako, rokok dan beras mungkin paling laku, tetapi labanya per rupiah tipis. Sementara es batu, kopi sachet seduh, atau gorengan titipan bisa menyumbang laba yang mengejutkan.

Barang (contoh)Terjual setahunOmzetLaba
Beras 5 kg1.150 karungRp 86.250.000Rp 5.750.000
Rokok bungkus3.600 bungkusRp 108.000.000Rp 5.400.000
Es teh plastik4.200 gelasRp 12.600.000Rp 7.560.000

Es teh dengan omzet kecil ternyata menyumbang laba lebih besar dari beras. Informasi seperti ini mengubah keputusan tahun depan: mungkin layak menambah menu minuman, bukan menambah merek rokok. Pembahasan lebih dalam ada di artikel produk paling menguntungkan.

Posisi stok, kas, dan utang per 31 Desember

Bagian ini memotret kondisi usaha di hari terakhir tahun. Cara paling sederhana:

Contoh: stok Rp 32 juta, kas Rp 9 juta, kasbon Rp 3,5 juta, utang supplier Rp 6 juta. Kekayaan bersih usaha kira-kira Rp 38,5 juta. Bandingkan dengan awal tahun; kalau naik, usaha Anda tumbuh. Kalau turun padahal laba positif, berarti pengambilan pribadi lebih besar dari laba.

Membandingkan dengan tahun lalu

Perbandingan tahun ke tahun lebih adil daripada bulan ke bulan karena musimnya sama. Hitung persentase perubahan untuk omzet, laba bersih, dan biaya operasional. Misalnya omzet naik 12% tetapi laba bersih hanya naik 3%: ada biaya yang tumbuh lebih cepat, entah sewa, gaji, atau harga bahan.

Kalau ini tahun pertama Anda mencatat, tidak ada pembanding. Jadikan laporan tahun ini sebagai titik nol. Tahun depan perbandingannya baru bisa dibuat.

Dari rekap tahunan ke target tahun depan

Target yang baik berangkat dari angka, bukan semangat. Contoh langkah sederhana:

  1. Ambil laba bersih tahun ini, misalnya Rp 44,7 juta.
  2. Tentukan kenaikan yang masuk akal, misalnya 10%, sehingga target laba Rp 49,2 juta.
  3. Pecah menjadi target bulanan dengan memperhitungkan musim: bulan Lebaran lebih tinggi, bulan puasa lebih rendah.
  4. Tentukan cara mencapainya: tambah menu yang marginnya tinggi, tekan kasbon, atau kurangi barang yang lambat laku.

Target harian bisa diturunkan dari target bulanan; caranya dibahas di cara menentukan target penjualan harian.

Menyiapkan laporan tahunan dengan KasirPOS

Menyusun laporan tahunan dari buku tulis memang bisa, tapi butuh berjam-jam menjumlahkan. Kalau transaksi harian dicatat di aplikasi kasir gratis untuk iPhone dan iPad ini, sebagian besar bahannya sudah tersedia:

Semuanya tersimpan di perangkat Anda tanpa akun, dan bisa dicadangkan. Pelajari selengkapnya di situs resmi KasirPOS atau unduh KasirPOS di App Store.

Catatan: laporan ini adalah rekap manajemen untuk Anda sendiri. Untuk keperluan pajak tahunan, gunakan format dan ketentuan dari Direktorat Jenderal Pajak di pajak.go.id, karena KasirPOS tidak membuat laporan pajak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja isi laporan akhir tahun untuk UMKM kecil?

Minimal rekap omzet dan laba per bulan, daftar produk terlaris, posisi stok, kas, kasbon, dan utang per 31 Desember, serta perbandingan dengan tahun lalu.

Bagaimana kalau sepanjang tahun tidak punya catatan lengkap?

Gunakan data yang ada, seperti nota belanja, mutasi rekening, dan perkiraan margin rata-rata. Jadikan tahun ini titik awal, lalu mulai mencatat harian agar tahun depan lebih akurat.

Apakah laporan akhir tahun ini bisa dipakai untuk lapor pajak?

Rekap omzet bisa membantu, tetapi format dan kewajiban pajak mengikuti ketentuan Direktorat Jenderal Pajak. Cek aturan terbaru di pajak.go.id.

Bagaimana cara menentukan target tahun depan dari laporan tahunan?

Ambil laba bersih tahun ini, tetapkan kenaikan yang realistis, lalu bagi per bulan dengan memperhitungkan bulan ramai dan sepi.