Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

Buku Utang KasirPOS: Catat Kasbon, Cicilan, dan Kirim Tagihan

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Kasbon Pak Darto tercatat di buku tulis di bawah laci. Kasbon Bu Sri ada di catatan HP Anda. Utang tetangga sebelah yang kurang bayar Rp 7.000 kemarin sore hanya Anda ingat di kepala. Lalu istri Anda juga menerima kasbon saat Anda pergi kulakan, dan mencatatnya di kertas bon. Ketika ditanya "Total piutang kita sekarang berapa?", tidak ada yang bisa menjawab tanpa membongkar empat tempat sekaligus.

Aplikasi kasir kasbon menyelesaikan masalah catatan yang tercecer ini. Di KasirPOS, semua utang pelanggan tercatat di Buku Utang: dari transaksi yang kurang bayar, cicilan yang masuk, sampai tagihan yang dikirim ke WhatsApp. Total piutang terlihat dalam satu layar.

Singkatnya: setiap transaksi yang dibayar kurang otomatis tercatat sebagai utang pelanggan di Buku Utang KasirPOS. Anda bisa mencari utang berdasarkan nama atau nomor nota, menerima pembayaran cicilan dengan riwayat lengkap, dan mengirim tagihan berisi rincian nota ke WhatsApp pelanggan. Total piutang selalu terlihat, sehingga tidak ada lagi kasbon yang terlupa.

Kenapa catatan kasbon mudah tercecer

Kasbon terjadi di saat yang sibuk. Pembeli bilang "nanti sore saya bayar", Anda mengangguk karena ada orang lain yang menunggu, dan catatannya ditulis di mana saja yang terdekat. Akibatnya:

Aturan main kasbon yang sehat, seperti siapa yang boleh berutang dan kapan jatuh tempo, dibahas di aturan main kasbon warung. Artikel ini fokus pada pencatatannya.

Cara utang tercatat di Buku Utang

Di KasirPOS, utang lahir dari transaksi, bukan dicatat terpisah. Contohnya:

  1. Bu Sri belanja beras 5 kg, minyak 2 liter, dan telur 1 kg. Totalnya Rp 132.000.
  2. Di layar pembayaran, Bu Sri hanya membayar Rp 100.000 tunai.
  3. Pilih pelanggan Bu Sri (atau tambahkan datanya kalau belum ada), lalu selesaikan transaksi.
  4. Kekurangan Rp 32.000 otomatis tercatat sebagai utang Bu Sri, terhubung ke nota transaksi itu.

Kalau pembeli tidak membayar sama sekali, seluruh nilai transaksi menjadi utang. Karena utang selalu terkait nota, Anda bisa menunjukkan barang apa saja yang dibeli dan kapan. Situasi pembeli yang kurang bayar dibahas lebih detail di pembeli bayar kurang jadi utang.

Contoh rekap kasbon satu bulan

Seperti inilah gambaran yang bisa Anda lihat ketika semua kasbon ada di satu tempat (angka ilustrasi):

PelangganTotal utangSudah dibayarSisa
Bu SriRp 112.000Rp 30.000Rp 82.000
Pak DartoRp 245.000Rp 0Rp 245.000
Mas Yoga (kos)Rp 64.000Rp 64.000Lunas
Bu AniRp 38.500Rp 20.000Rp 18.500
Total piutangRp 345.500

Angka Rp 345.500 itu adalah uang Anda yang sedang berada di tangan pelanggan. Untuk warung dengan modal belanja harian Rp 1–2 juta, jumlah ini cukup besar untuk mempengaruhi kemampuan kulakan. Dengan melihatnya setiap hari, Anda bisa memutuskan kapan perlu menahan kasbon baru. Cara menentukan batasnya ada di batas kasbon pelanggan.

Menerima cicilan dengan riwayat lengkap

Pelanggan jarang melunasi sekaligus. Pak Darto mungkin membayar Rp 50.000 tiap Jumat. Setiap pembayaran dicatat sebagai cicilan pada utangnya, lengkap dengan tanggal, sehingga:

Tips menyusun jadwal cicilan yang realistis ada di cicilan utang pelanggan.

Mencari utang dan mengirim tagihan ke WhatsApp

Cari dalam hitungan detik

Saat pelanggan datang dan bertanya, ketik namanya atau nomor notanya di Buku Utang. Tidak perlu lagi membalik halaman buku tulis yang sudah lecek.

Kirim tagihan dengan rincian nota

Menagih secara lisan sering canggung. Tagihan tertulis lebih netral karena isinya fakta: tanggal, barang, jumlah, dan sisa. Dari Buku Utang, Anda bisa mengirim tagihan ke WhatsApp pelanggan beserta rincian notanya. Contoh pesan pembuka yang bisa Anda tambahkan:

"Selamat sore Pak Darto, ini rincian belanja yang belum terbayar sampai hari ini. Kalau ada yang tidak sesuai, kabari saya ya. Terima kasih."

Nada yang sopan dan rincian yang jelas membuat pelanggan lebih mudah menerima. Contoh kalimat lain ada di cara menagih utang lewat WhatsApp.

Tips agar Buku Utang tetap rapi

Catatan: Buku Utang KasirPOS mencatat dan membantu menagih, tetapi tidak memproses pembayaran. Kalau pelanggan membayar cicilan lewat QRIS atau transfer, uangnya masuk ke rekening toko Anda sendiri, lalu Anda mencatat pembayarannya di aplikasi.

Mulai pakai aplikasi kasir kasbon KasirPOS

Buku Utang adalah bagian dari aplikasi kasir KasirPOS dan gratis seperti fitur lainnya, tanpa langganan dan tanpa batas pelanggan. Data utang tersimpan di iPhone atau iPad Anda, tanpa akun, dan bisa dicadangkan atau disinkronkan lewat iCloud milik Anda sendiri. Unduh KasirPOS di App Store, atau lihat fitur pencatatan kasbon dan stok KasirPOS lainnya.

Kasbon akan selalu ada di warung. Bedanya, sekarang setiap rupiahnya tercatat, setiap cicilan punya riwayat, dan total piutang terlihat dalam satu layar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mencatat kasbon di aplikasi kasir?

Di KasirPOS, pilih nama pelanggan lalu selesaikan transaksi meski pembayarannya kurang. Kekurangannya otomatis tercatat sebagai utang pelanggan di Buku Utang.

Bisakah utang pelanggan dibayar dengan cicilan?

Bisa. Setiap pembayaran dicatat sebagai cicilan dengan tanggal, sehingga sisa utang dan riwayat pembayarannya selalu terlihat.

Bagaimana mengirim tagihan utang ke pelanggan?

Dari Buku Utang KasirPOS, Anda bisa mengirim tagihan ke WhatsApp pelanggan beserta rincian nota yang belum dibayar.

Apakah KasirPOS bisa menerima pembayaran utang lewat QRIS?

KasirPOS tidak memproses pembayaran. Pelanggan membayar ke QRIS atau rekening toko Anda sendiri, lalu pembayarannya Anda catat di aplikasi.