Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

HPP Es Teh Jumbo dan Minuman Kekinian: Contoh Hitung

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Es teh jumbo terlihat seperti usaha yang mustahil rugi: daun teh murah, gula murah, dijual Rp 5.000 dan antrean tidak putus. Tapi banyak penjual es teh yang setelah sebulan bingung karena uang di tangan tidak sebanyak jumlah cup yang terjual. Sumbernya biasanya dua: takaran gula yang berubah-ubah dan biaya cup yang tidak pernah dihitung serius.

Artikel ini menghitung HPP es teh jumbo dan beberapa varian minuman kekinian berbasis teh, lengkap dengan contoh angka Rupiah, supaya Anda tahu persis berapa sisa uang dari setiap cup.

Singkatnya: HPP es teh jumbo dalam contoh ini sekitar Rp 2.500 per cup, dengan kemasan (cup, tutup, sedotan, kantong) menyumbang sepertiganya. Selisih untung per cup kecil, jadi keuntungan es teh datang dari volume besar dan takaran yang sama setiap kali. Gula yang kelebihan satu-dua sendok per cup bisa diam-diam menghapus belasan persen laba.

Kenapa es teh yang murah bisa rugi

Pada minuman seharga Rp 5.000, selisih Rp 300 per cup terdengar sepele. Padahal kalau sisa untung per cup hanya sekitar Rp 2.400, Rp 300 itu sudah 12% dari laba. Masalahnya, selisih semacam ini jarang terlihat karena:

Contoh hitung HPP es teh jumbo 22 oz

Contoh ini memakai sistem teh pekat: 60 g teh diseduh menjadi 3 liter teh pekat, lalu setiap cup diberi 150 ml teh pekat, gula cair, dan es. Satu batch cukup untuk 20 cup. Semua harga adalah contoh.

KomponenDasar hitungBiaya per cup
Teh seduhRp 35.000 / 250 g = Rp 140/g; 3 g per cupRp 420
Gula pasirRp 18.000 / kg = Rp 18/g; 40 g per cupRp 720
Es batuRp 2/g; 250 g per cupRp 500
Gas dan air untuk merebusRp 1.500 per batch ÷ 20 cupRp 75
Cup 22 ozRp 55.000 / 100Rp 550
Tutup sealer atau tutup plastikRp 10.000 / 100Rp 100
SedotanRp 10.000 / 100Rp 100
Kantong (rata-rata, tidak semua pembeli minta)Rp 100 per cupRp 100
HPP per cupRp 2.565

Dijual Rp 5.000, sisa per cup Rp 2.435. Komponen kemasan (cup, tutup, sedotan, kantong) totalnya Rp 850, atau sepertiga HPP. Inilah alasan harga cup layak ditawar dan dibandingkan antar pemasok.

Takaran gula: penentu laba yang paling sering bocor

Bandingkan tiga orang yang menuang gula untuk cup yang sama:

PenjagaGula per cupBiaya gulaSisa per cup
Sesuai resep40 gRp 720Rp 2.435
Sendok sedikit munjung50 gRp 900Rp 2.255
Sendok munjung + tambahan "biar manis"60 gRp 1.080Rp 2.075

Pada 150 cup per hari, selisih antara baris pertama dan ketiga adalah Rp 54.000 per hari. Selain laba, rasa juga berubah, sehingga pelanggan yang biasa membeli bisa merasa "kok hari ini beda."

Solusinya sederhana: ganti gula pasir dengan gula cair yang dibuat per batch, lalu tuang pakai jigger atau pompa dispenser dengan takaran tetap. Prinsip yang sama dibahas lebih luas di standar takaran barista dan juru masak.

HPP varian minuman kekinian berbasis teh

Varian rasa membuat menu lebih menarik dan biasanya memberi laba rupiah lebih besar per cup, walau bahan tambahannya menaikkan HPP. Contoh dengan dasar es teh di atas:

MenuTambahan bahanHPPHarga jualSisa per cup
Es teh jumbo-Rp 2.565Rp 5.000Rp 2.435
Es teh lemonPerasan dan irisan lemon Rp 700Rp 3.265Rp 7.000Rp 3.735
Es teh susuKental manis 25 g Rp 660, gula dikurangi 15 g (−Rp 270)Rp 2.955Rp 7.000Rp 4.045
Es teh leciSirup leci 20 ml Rp 800 + 2 buah leci Rp 600Rp 3.965Rp 8.000Rp 4.035

Varian bisa juga dibuat sebagai tambahan berbayar, misalnya jelly atau boba Rp 2.000. Cara menghitungnya dibahas di harga topping minuman. Untuk minuman berbasis kopi, logikanya sama dengan HPP kopi susu per gelas.

Untung es teh ada di volume

Dengan sisa Rp 2.435 per cup, Anda perlu banyak cup untuk menutup sewa, gaji, dan listrik. Contoh: biaya tetap Rp 4.000.000 per bulan, buka 28 hari, berarti Rp 142.857 per hari. Untuk menutupnya saja, perlu sekitar 59 cup es teh polos per hari. Laba baru mulai setelah cup ke-60. Cara menyusun target seperti ini ada di cara menentukan target penjualan harian.

Karena volume penting, kecepatan melayani ikut menentukan laba. Siapkan teh pekat dan gula cair sebelum jam ramai, susun cup dan tutup dalam jangkauan tangan, dan pakai sistem nomor antrean agar pesanan tidak tertukar. Ide label dan nomor antrean bisa dibaca di label cup minuman dan nomor antrean.

Mencatat penjualan dan bahan es teh tanpa repot

Penjual es teh sering tidak mencatat karena terlalu cepat dan murah per transaksi. Akibatnya, tidak ada yang tahu berapa cup terjual dan berapa gula yang seharusnya terpakai.

Di aplikasi kasir gratis KasirPOS untuk iPhone dan iPad, setiap menu cukup diketuk sekali, tombol uang pas mempercepat pembayaran tunai, dan kembalian dihitung otomatis. Anda bisa membuat resep: es teh jumbo memakai 3 g teh, 40 g gula, dan 1 cup 22 oz. Setiap cup terjual mengurangi stok teh, gula, dan cup sesuai resep. Di akhir hari, bandingkan sisa gula di stok aplikasi dengan sisa gula sebenarnya. Kalau jauh berbeda, berarti takaran di lapangan tidak sesuai resep.

  1. Masukkan teh, gula, dan cup sebagai bahan baku dengan harga belinya.
  2. Susun resep untuk es teh dan setiap varian.
  3. Buat varian rasa atau jelly sebagai opsi berbayar.
  4. Pakai laporan produk terlaris untuk melihat varian mana yang perlu dipertahankan.

KasirPOS berjalan tanpa internet, cocok untuk gerobak atau booth yang sinyalnya lemah. Pelajari fiturnya di situs KasirPOS atau unduh KasirPOS di App Store.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa modal es teh jumbo per cup?

Dalam contoh artikel ini sekitar Rp 2.500 per cup termasuk teh, gula, es, gas, cup, tutup, sedotan, dan kantong. Angka Anda bisa berbeda tergantung harga bahan dan ukuran cup.

Berapa untung jualan es teh jumbo per hari?

Tergantung jumlah cup dan biaya tetap. Dengan sisa sekitar Rp 2.400 per cup, 150 cup per hari menghasilkan sekitar Rp 365.000 sebelum dikurangi sewa, gaji, dan listrik.

Kenapa jualan es teh ramai tapi untungnya sedikit?

Biasanya karena takaran gula tidak konsisten, harga cup tidak dihitung, atau biaya tetap belum tertutup. Ukur gula pakai takaran tetap dan hitung kemasan di HPP.

Varian es teh apa yang lebih menguntungkan?

Varian seperti teh susu, lemon, atau leci biasanya memberi laba rupiah lebih besar per cup karena harga jualnya naik lebih banyak daripada tambahan biaya bahannya.