Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

Laci Kasir Otomatis: Perlu atau Tidak untuk Warung?

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Uang di warung Anda selama ini disimpan di laci meja kayu, atau malah di kaleng biskuit di bawah etalase. Lalu Anda melihat toko lain punya laci logam yang terbuka sendiri dengan bunyi "klik" setiap kali transaksi selesai, dan bertanya-tanya: apakah itu perlu, atau hanya gaya? Harganya tidak murah untuk ukuran warung, dan Anda tidak ingin membeli barang yang ujungnya hanya jadi tempat menaruh kunci motor.

Laci kasir otomatis (cash drawer) memang bukan kebutuhan semua toko. Manfaatnya sangat terasa di satu kondisi tertentu, dan hampir tidak terasa di kondisi lain. Artikel ini membantu Anda menimbangnya.

Singkatnya: laci kasir otomatis tersambung ke printer struk dan terbuka saat aplikasi kasir memberi perintah, biasanya ketika pembayaran selesai. Jika Anda berjualan sendiri, laci biasa yang rapi dan terkunci sudah cukup. Laci otomatis paling berguna jika ada karyawan yang menerima uang, karena membuka laci jadi bagian dari mencatat transaksi.

Cara kerja laci kasir otomatis

Banyak orang mengira laci ini tersambung langsung ke HP atau tablet. Umumnya tidak. Jalurnya seperti ini:

  1. Laci dihubungkan dengan kabel kecil (mirip kabel telepon) ke port khusus di belakang printer thermal. Port ini sering disebut port laci atau port DK.
  2. Aplikasi kasir mengirim perintah ke printer lewat Bluetooth.
  3. Printer meneruskan sinyal listrik singkat ke laci, dan pengunci laci terlepas sehingga laci terdorong keluar.

Artinya, laci otomatis hanya bisa dipakai jika printer Anda punya port laci. Banyak printer kecil 58 mm yang berbaterai tidak punya port ini, sedangkan printer meja yang lebih besar lebih sering menyediakannya. Cek spesifikasi printer sebelum membeli laci. Jika Anda belum punya printer, baca dulu memilih printer thermal Bluetooth untuk iPhone.

Laci otomatis juga biasanya punya kunci manual. Saat listrik padam atau printer mati, laci tetap bisa dibuka dengan kunci, jadi uang tidak terkunci di dalam.

Manfaat laci kasir otomatis

Kapan laci biasa sudah cukup

Untuk warung yang dijaga sendiri atau oleh keluarga inti, laci otomatis jarang memberi nilai tambah yang sepadan. Anda sendiri yang menerima dan mengeluarkan uang, jadi tidak ada yang perlu diawasi. Yang lebih penting adalah kebiasaan:

Jika kebiasaan ini sudah jalan, laci biasa bisa bekerja sama baiknya.

Laci otomatis untuk toko dengan karyawan

Ceritanya berbeda ketika ada karyawan yang menerima uang, terutama saat Anda tidak di toko. Contoh sebuah toko sembako dengan satu karyawan shift sore (angka ilustrasi):

KondisiLaci biasaLaci otomatis
Pembeli bayar Rp 50.000 tunaiKaryawan bisa menerima uang dan menaruhnya di laci, dengan atau tanpa mencatatCara normal membuka laci adalah menyelesaikan pembayaran di aplikasi
Saat Anda mampir dan melihat laci terbukaBiasa saja, laci memang sering terbukaMencurigakan, karena laci seharusnya tertutup jika tidak ada transaksi
Selisih Rp 75.000 saat tutup kasirSulit menelusuri kapan uang berkurangLebih mudah dikaitkan dengan transaksi dan shift

Perlu jujur: laci otomatis bukan pengaman mutlak. Laci tetap bisa dibuka dengan kunci, dan transaksi tetap bisa sengaja tidak dicatat. Laci hanya membuat penyimpangan lebih sulit dan lebih kelihatan. Kombinasikan dengan buka-tutup kasir per shift dan pemeriksaan stok seperti dijelaskan di mengatasi selisih kas kasir.

Catatan: simpan kunci laci manual di tangan pemilik, bukan digantung di laci atau di meja kasir. Jika kunci selalu menempel, fungsi pengawasan laci otomatis jadi hilang.

Cara cepat memutuskan perlu atau tidak

Jawab tiga pertanyaan ini:

  1. Apakah ada orang selain Anda yang menerima uang tunai secara rutin?
  2. Apakah sebagian besar pembayaran masih tunai, bukan QRIS atau transfer?
  3. Apakah printer Anda (atau yang akan dibeli) punya port laci?

Jika jawabannya "ya" untuk ketiganya, laci otomatis layak dipertimbangkan. Jika pertanyaan pertama dijawab "tidak", tunda dulu dan pakai uangnya untuk stok barang yang lebih cepat berputar.

Tips memasang dan merawat laci kasir

Memakai laci kasir dengan KasirPOS

Aplikasi kasir KasirPOS bisa membuka laci uang yang tersambung ke printer thermal Bluetooth LE. Jadi alurnya tetap sederhana: iPhone atau iPad tersambung ke printer, printer tersambung ke laci. Sebelum membeli dalam jumlah banyak, uji dulu dengan Test Print, karena tidak semua merek printer sudah diuji.

Agar laci benar-benar membantu pengawasan, gunakan bersama fitur lain:

Semua fitur itu gratis tanpa langganan. Daftar lengkapnya ada di situs resmi KasirPOS, dan aplikasinya bisa Anda unduh di App Store. Mulailah dengan laci biasa jika Anda masih berjualan sendiri; ketika karyawan pertama datang, laci otomatis bisa menyusul.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana laci kasir otomatis bisa terbuka sendiri?

Laci disambungkan dengan kabel ke port laci di printer struk. Saat aplikasi kasir memberi perintah, printer mengirim sinyal sehingga pengunci laci terlepas.

Apakah laci kasir otomatis bisa langsung disambung ke HP?

Umumnya tidak. Laci disambungkan ke printer thermal yang memiliki port laci, lalu printer tersambung ke HP atau tablet.

Apakah warung kecil perlu laci kasir otomatis?

Jika berjualan sendiri, laci biasa yang bersekat dan terkunci biasanya cukup. Laci otomatis lebih berguna jika ada karyawan yang menerima uang tunai.

Bagaimana membuka laci otomatis saat listrik padam?

Kebanyakan laci kasir otomatis memiliki kunci manual, sehingga tetap bisa dibuka meski printer mati.