Blog KasirPOSkasirpos.swift.id

Struk yang Ikut Berjualan: Logo, Footer, dan Pesan Ajakan

Oleh Ihwan · · 5 menit baca

Struk dari kasir Anda mungkin hanya berisi nama toko, daftar barang, total, dan kalimat "Terima kasih". Pembeli melipatnya, memasukkan ke kantong, lalu menemukannya lagi beberapa hari kemudian saat mencuci baju. Di saat itu, struk tersebut sebenarnya punya kesempatan kedua untuk mengingatkan pembeli pada toko Anda, tapi tidak ada yang bisa dibaca selain angka.

Artikel ini berisi contoh footer struk dan ide isi struk lain (logo, jam buka, nomor WhatsApp, info poin) yang membuat pembeli punya alasan untuk kembali atau memesan lagi.

Singkatnya: gunakan bagian bawah struk untuk satu atau dua informasi yang benar-benar berguna bagi pembeli: nomor WhatsApp untuk pesan antar, jam buka, info program poin, atau menu baru. Tulis singkat, maksimal tiga sampai empat baris, dan ganti pesannya secara berkala. Struk adalah media promosi gratis yang dibawa pulang pembeli.

Kenapa struk bisa ikut berjualan

Hampir semua bentuk promosi butuh biaya: spanduk, brosur, iklan di media sosial. Struk berbeda. Anda sudah mencetaknya untuk setiap transaksi, kertasnya sudah dibeli, dan pembeli pasti menerimanya. Menambahkan dua baris teks tidak menambah biaya apa pun, paling hanya beberapa milimeter kertas thermal.

Struk juga sampai ke tangan orang yang tepat: orang yang baru saja membeli dari Anda. Mereka sudah kenal toko Anda, sehingga pesan seperti "Pesan antar via WA" lebih mungkin dipakai dibanding brosur yang dibagikan ke orang asing.

Bagian atas: logo dan identitas toko

Sebelum membahas footer, pastikan bagian atas struk sudah membuat toko Anda mudah dikenali:

Isi wajib struk lainnya, seperti nomor transaksi, tanggal, dan nama kasir, dibahas di apa saja yang sebaiknya ada di struk kasir.

Pilih satu tujuan utama, lalu tulis footer yang mendukungnya. Berikut beberapa contoh yang bisa disesuaikan:

Mendorong pesan antar lewat WhatsApp

Pesan antar? WA 0812-xxxx-xxxx
Antar gratis area RT 01-05, min. Rp 50.000

Memberi tahu jam buka

Buka setiap hari 06.00-21.00
Jumat istirahat 11.30-13.00

Mengingatkan program poin

Sudah jadi member? Sebut nama di kasir,
tiap Rp 10.000 dapat 1 poin.

Mengenalkan menu baru (kedai kopi)

Baru! Es kopi gula aren 1 liter
untuk dibawa pulang / arisan.

Mengajak kembali di hari sepi

Setiap Selasa: kopi susu Rp 15.000
jam 14.00-16.00. Sampai jumpa!

Menerima pesanan besar

Terima pesanan nasi kotak & tumpeng.
Pesan H-2 via WA 0812-xxxx-xxxx

Perhatikan bahwa semua contoh di atas memberi informasi yang bisa langsung dipakai pembeli. Kalimat seperti "Pelayanan terbaik untuk Anda" atau "Kepuasan Anda prioritas kami" tidak memberi alasan apa pun untuk kembali.

Satu lagi: tinta struk thermal bisa memudar. Kalau Anda mencantumkan nomor WA, pakai ukuran huruf yang cukup besar dan kertas yang berkualitas. Penjelasan soal ini ada di kenapa kertas thermal cepat pudar.

Struk digital lewat WhatsApp juga ikut berjualan

Banyak pembeli sekarang lebih suka struk dikirim ke WhatsApp daripada kertas. Ini justru menguntungkan: nomor Anda otomatis tersimpan di chat mereka, dan footer berisi info pesan antar bisa langsung ditindaklanjuti dengan membalas pesan itu. Struk digital juga tidak memudar.

Mengatur logo dan footer struk di KasirPOS

Di aplikasi kasir KasirPOS, logo, alamat, teks footer, dan ukuran huruf struk bisa diatur sendiri, gratis. Struk bisa dicetak di printer thermal Bluetooth LE (BLE) dengan kertas 58 mm atau 80 mm, atau dibagikan sebagai gambar atau PDF, termasuk dikirim langsung ke WhatsApp pembeli. Anda juga bisa mulai tanpa printer sama sekali dan hanya memakai struk digital.

  1. Siapkan logo hitam putih dengan garis tegas.
  2. Buka pengaturan struk, masukkan logo, alamat, dan teks footer.
  3. Atur ukuran huruf agar nomor WA terbaca jelas.
  4. Lakukan Test Print dan periksa hasilnya; ulangi sampai rapi.
  5. Catat di kalender kapan footer perlu diganti, misalnya setiap awal bulan.

Langkah lebih rinci ada di panduan desain struk dan logo di KasirPOS. Perlu diingat, tidak semua merek printer sudah diuji, dan printer yang hanya mendukung Bluetooth klasik tidak bisa tersambung ke iPhone atau iPad karena batasan iOS. Kalau memungkinkan, coba Test Print sebelum membeli printer, dan selalu lakukan Test Print saat memakai printer baru. Informasi lain tersedia di halaman bantuan KasirPOS, dan aplikasinya bisa Anda unduh di App Store untuk iPhone dan iPad.

Untuk ide lain agar pembeli kembali, baca juga cara membuat pelanggan kembali.

Contoh struk utuh warung makan

Berikut gambaran bagian bawah struk warung makan yang memakai footer untuk mendorong pesanan nasi kotak (angka ilustrasi):

Baris strukJumlahRupiah
Nasi ayam bakar2 × 22.00044.000
Es teh manis2 × 5.00010.000
Total54.000
Tunai60.000
Kembali6.000

Di bawah garis penutup, footer-nya berbunyi:

Terima kasih, Pak Budi!
Terima pesanan nasi kotak min. 20
WA 0812-xxxx-xxxx

Tiga baris terakhir hanya menambah sekitar dua sentimeter kertas, tetapi memberi tahu pelanggan bahwa warung Anda bisa melayani acara kantor atau pengajian. Pesan seperti ini sering baru diingat saat pelanggan sedang mencari katering, dan struk yang tersimpan di dompet menjadi pengingatnya.

Kesimpulannya, struk yang hanya berisi angka menyia-nyiakan ruang promosi gratis. Tambahkan logo yang jelas dan satu pesan footer yang berguna, seperti nomor WA, jam buka, atau info poin, lalu ganti pesannya secara berkala. Struk adalah media promosi yang dibawa pulang pembeli tanpa biaya tambahan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang sebaiknya ditulis di footer struk?

Satu atau dua informasi yang berguna, misalnya nomor WhatsApp untuk pesan antar, jam buka, info program poin, atau menu baru.

Berapa panjang footer struk yang ideal?

Dua sampai empat baris. Kertas 58 mm hanya memuat sekitar 30-an karakter per baris dengan huruf normal, jadi tulisan panjang sulit dibaca.

Seberapa sering footer struk perlu diganti?

Ganti setiap ada promo baru atau mengikuti momen, misalnya sebulan sekali, agar pembeli tidak terbiasa mengabaikannya.

Logo seperti apa yang bagus untuk struk thermal?

Logo hitam putih dengan garis tebal dan sedikit detail, karena printer thermal tidak mencetak warna atau gradasi dengan baik.